bawah Sorot News

'Yang Kaya Dan Miskin' Sangat Tendensius, Tak Sepantasnya Keluar Dari Mulut Jubir Pemerintah
4/ 5 stars - "'Yang Kaya Dan Miskin' Sangat Tendensius, Tak Sepantasnya Keluar Dari Mulut Jubir Pemerintah" SOROT.NET - Pernyataan kontroverisial Jurubicara pemerintah dalam penanganan corona, Achmad Yurianto yang menggunakan istilah 'yang ka...

'Yang Kaya Dan Miskin' Sangat Tendensius, Tak Sepantasnya Keluar Dari Mulut Jubir Pemerintah

Sorot.Net
SOROT.NET - Pernyataan kontroverisial Jurubicara pemerintah dalam penanganan corona, Achmad Yurianto yang menggunakan istilah 'yang kaya dan yang miskin' dinilai sangat diskriminatif dan memukul psikologi masyarakat ekonomi rendah.

“Sebagai juru bicara pemerintah, tidak sepantasnya menyampaikan hal itu,” kata Direktur Eksekutif PolcoMM Institute, Heri Budianto kepada wartawan, Minggu (29/3).

Dalam konferensi pers, Achmad Yurianto meminta kepada semua pihak saling membantu, di mana yang kaya melindungi yang miskin agar bisa hidup wajar, serta yang miskin melindungi yang kaya agar tidak menularkan penyakitnya. Pernyataan ini dinilai tidak tepat disampaikan olehnya yang berkedudukan sebagai perwakilan pemerintah.

“Jelas sekali kata perkata dan rangkaian kalimat, beliau menyampaikan hal itu. Pilihan kata tidak tepat, dan susunan kalimat yang membentuk discourse (wacana) sangat tendensius,” paparnya.

Dia mengatakan, seharusnya jurubicara pemerintah menggunakan diksi yang baik dan pas saat menyampaikan pernyataan di hadapan publik.

“Mestinya jurubicara harus mengetahui heterogenitas masyarakat yang tidak semua bisa mencerna maksud dan makna kalimat yang disampaikan. Itulah pentingnya paham tentang opini publik,” tegasnya.

“Di tengah bencana nasional ini, berbagai kondisi muncul di masyarakat misalnya rasa cemas, kesulitan ekonomi, dan rasa takut harusnya diberikan narasi-narasi yang menyejukkan dan membangun optimisme yang sejuk,” tandasnya.

Sumber: rmol.id
loading...

Yang Baru Sorot News

Lihat semua

Ikuti kami & Dapatkan update terbaru