Sorot News

Headline

Ads

Politik

Ekonomi

Khazanah

Metropolitan

Senin, 09 Desember 2019

Bertemu 20 Menit, Jokowi Minta Kapolri Ungkap Kasus Novel

SOROT.NET - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Idham Azis memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/12/2019). Idham bertemu untuk menjelaskan perkembangan penyelidikan kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan.

Ditemui Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/12/2019) sore, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen M Iqbal menjelaskan detail pertemuan antara Kapolri dan Presiden.

"Kapolri bertemu Presiden lebih kurang 20 menit bertemu. Saat ini Kapolri meninggalkan Istana untuk tugas lain. Prinsipnya Kapolri ditanya perkembangan penanganan kasus yang menimpa saudara Novel Baswedan," ujar Iqbal.

"Terus prinsipnya adalah kapolri menunjuk kabareskrim. Sudah paham info tersebut dan kabareskrim minggu depan dilantik. Detik ini dan sebaliknya dan ke depan tim teknis kerja maksimal mengungkap kasus ini," lanjutnya.

Eks Kapolrestabes Surabaya itu menyebut tim teknis yang dibentuk Polri sudah memperoleh petunjuk yang signifikan dalam rangka pengungkapan kasus ini. Namun, Iqbal memohon maaf lantaran tidak bisa disampaikan di ruang publik.

"Ini masalah waktu dan waktu ini tidak akan lama lagi. Kami sangat optimis segera menyelesaikan kasus ini, tidak berapa lama lagi dan tidak akan makan waktu lama lagi terhitung mulai saya sampaikan saya ini. Mohon doa, tim teknis segera merampungkan dan Insya Allah segera sampaikan publik tentang pengungkapan kasus ini," katanya.

Lebih lanjut, Iqbal mengungkapkan pesan kepala negara kepada kapolri perihal kasus tersebut.

"Satu kata. Kapolri segera ungkap kasus ini," ujarnya menirukan pesan Presiden.
Loading...

Pemerintah & Shopee Gerak Bersama Dorong UMKM 'Naik Kelas'

SOROT.NET - Munculnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia menjadi salah satu faktor tumbuh kembangnya perekonomian digital di Indonesia.

Kehadiran dari perusahaan-perusahaan berbasis digital seperti e-commerce saat ini juga menjadi penyokong akselerasi perekonomian digital di Indonesia melalui UMKM tersebut.

Dengan ambisi pemerintah dalam menjadikan Indonesia sebagai "Digital Energy of Asia" tahun depan, maka terciptanya berbagai terobosan yang dilakukan untukmendongkrak perekonomian digital dengan perusahaan-perusahaan berbasis digital yang ada saat ini adalah suatu keharusan.

Bila dilihat dari jumlah unit usaha di Indonesia, terdapat sekitar 62.922.617 (99,99%) UMKM dan hanya ada 5.460 (0,01%) usaha besar di Indonesia.

Sementara itu secara makro, sebagai pelaku ekonomi terbesar di Indonesia, UMKM telah berkontribusi setidaknya 60% terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) dan 90% serapan tenaga kerja. Dengan kata lain, tidak salah apabila UMKM merupakan penggerak perekonomian nasional menuju ekonomi yang lebih maju.

Oleh karena itu, peran instansi pemerintahan yang bersinergi dengan swasta, khususnya e-commerce menjadi sangat penting. PotensiUMKM pun bisa diangkat dan menjadi penyokong pertumbuhan kinerja dan performa dariUMKM untuk pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Sebagai salah satu e-commerce di Indonesia, Shopee berinisiatif mendorong perkembangan dari UMKM di Indonesia melalui berbagai program dan inovasinya. Shopee berkomitmen untuk turut berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia yang sejalan dengan visi dari pemerintah.

Upaya dari komitmen yang dilakukan oleh Shopee mendapat apresiasi dengan tanggapan yang positif dari Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Ma'ruf Amin hingga melangsungkan dua kali agenda pertemuan dalam dua minggu di bulan November 2019 lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Presiden menyampaikan dukungannya terhadap upaya Shopee dalam mendukung para pelaku UMKM Indonesia dengan turut berkontribusi dalam mengedepankan kegiatan ekonomi dan pembangunan.

Wakil Presiden menjelaskan, "Kami menyambut baik upaya pelaku e-commerce seperti Shopee yang turut mendukung percepatan perkembangan ekonomi umat dan keuangan syariah di Indonesia. Kami berharap kedepannya upaya ini bisa terus dilakukan secara berkelanjutan. Melalui pertemuan hari ini, pemerintah akan selalu mendukung para pihak yang mengedepankan kemajuan pelaku UMKM di dalam negeri, terutama untuk mendorong kegiatan ekonomi dan pembangunan."

Wakil Presiden juga menyinggung perihal inovasi dan program yang berpeluang untuk mendukung performa dan tumbuh kembang dari UMKM di Indonesia yang patut direalisasikan oleh Shopee agar dapat beradaptasi dengan pendekatan literasi digital.

Handhika Jahja, Direktur Shopee Indonesia menyampaikan bahwa, "Hadirnya program 'Kampus Shopee', diinisiasi kami sebagai upaya untuk memberikan edukasi kepada para pelaku UMKM di seluruh Indonesia agar dapat meningkatkan performa bisnisnya secara efektif ke 40.000 UMKM binaan kami."

Kontribusi nyata yang dilakukan oleh Shopee kepada para pelaku UMKM di Indonesia direalisasikan melalui program Kampus Shopee. Diinisiasi sebagai program edukasi yang telah diimplementasikan kepada lebih dari 40.000 UMKM binaannya di seluruh Indonesia. Shopee memungkinkan para pelaku UMKM untuk dapat beradaptasi pada industri teknologi dengan pendekatan literasi digital, yang dituju sebagai penyokong usahanya.


Pemerintah & Shopee Gerak Bersama Dorong UMKM 'Naik Kelas'
Selain itu, dalam agenda pertemuan dengan Wakil Presiden, Shopee juga menyampaikan visi untuk membawa UMKM binaannya ke dalam jangkauan yang lebih luas, yaitu melalui program ekspor Kreasi Nusantara yang bertajuk "Dari Lokal untuk Global". Program tersebut memungkinkan para UMKM binaannya yang terkurasi untuk bisa ekspor ke Malaysia dan Singapore.

Shopee juga bekerja sama dengan kementerian dan lembaga pemerintah terkait untuk menjalankan program Santripreneur yang bertujuan untuk memberikan dukungannya terhadap pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia dengan menghadirkan fitur terbaru yaitu, Shopee Barokah, one-stop solution lifestyle destination.

Fitur ini akan mengkurasi berbagai produk dan layanan syariah mulai dari fashion muslimah, kecantikan, hingga zakat dan donasi. Fitur serta layananyang dibentuk karena melihat besarnya potensi dan permintaan pasar syariah di Indonesia beberapa tahun terakhir.

"Kami menyambut baik upaya pelaku e-commerce sepertiShopee yang turut mendukung percepatan perkembangan ekonomi umat dan keuangan syariah di Indonesia. Kami berharap kedepannya upaya ini bisa terus dilakukan secara berkelanjutan. Melalui pertemuan hari ini, pemerintah akan selalu mendukung para pihak yang mengedepankan kemajuan pelaku UMKM di dalam negeri, terutama untuk mendorong kegiatan ekonomi dan pembangunan," tambah Prof. Dr. K.H. Ma'ruf Amin.

Inisiatif Shopee untuk merambah ke industri Syariah melalui Shopee Barokah mengundang tanggapan positif dari pengamat ekonomi Indonesia. Greget Kalla Buana menyampaikan bahwa kehadiranShopee Barokah dapatmemberi pengaruh positif, karena diketahui bahwa saat ini, industri syariah sedang besar-besarnya. Antara lain memberi peluang UMKM menjadi pelaku di industri halal, menarik para investor untuk ikut mengembangkan industri halal dengan berinvestasi serta menjawab permintaan segmen Muslim terkait produk-produk halal.
Loading...

Sabtu, 07 Desember 2019

Ngeri Pak Jokowi, Pabrik Pupuk RI Terancam Setop Operasi!

SOROT.NET - Anggota Komisi VII DPR RI kesulitan menyembunyikan ekspresi wajah mereka usai mendengar paparan dari Direktur PT Pupuk Indonesia Holding Company Aas Asikin Indat, kemarin.

Salah satu anggota, yakni Kardaya Warnika, bahkan sampai menyebut kondisi industri pupuk mengerikan usai mendengarkan paparan Asikin. Ini tak lain karena beberapa pabrik pupuk terancam setop operasi akibat kekurangan pasokan gas.

"Melihat supply dan demand, bukannya ngeri. Tapi ini ngeri sekali!" ujar Kardaya, dalam Rapat Dengar Pendapat bersama PT Pupuk Indonesia dan pemangku kepentingan sektor ESDM yang bertanggung jawab memastikan pasokan, yakni Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas), BPH Migas, dan Kementerian ESDM sendiri, kemarin.

Di hadapan para anggota dewan, Dirut PT Pupuk menjelaskan Banyak kontrak gas yang akan berakhir dalam dua tiga tahun mendatang, dan belum ada kepastian perpanjangan bagi pabrik-pabrik pupuk.

"Industri pupuk memerlukan pasokan gas yang jangka panjang, sementara ini 2-3 tahun kami harapkan bisa jangka panjang. Mayoritas gas berakhir di 2021-2022, dan banyak yang belum ada kepastian gasnya termasuk alokasinya belum kami terima," ujar Asikin, saat rapat dengar pendapat bersama pemangku kepentingan di gedung dewan. Kamis (05/12/2019).

Selain soal kepastian pasokan gas, harga gas untuk pupuk juga dinilai masih terlalu tinggi. Padahal, gas bumi adalah bahan baku utama untuk produksi pupuk urea dengan komposisi kurang lebih 70% dari total biaya produksi.

"Jadi gas dalam biaya produksi itu menempati 70% sehingga harga gas ini sangat berpengaruh pada harga pokok dari pupuk sendiri," kata Asikin.

Ia menjabarkan dan memberi contoh, harga rata-rata gas yang dikenakan untuk pupuk dalam negeri ada di kisaran US$ 5,8/MMBTU. Sementara, harga pesaing bisa di rata-rata US$ 3,95 per MMBTU.

Asikin juga menceritakan salah satu contoh di Pupuk Iskandar Muda di mana terdapat dua pabrik dengan kebutuhan gas sampai 110 MMSCFD, tetapi baru punya alokasi kepastian gas 30 MMSCFD. "Jadi kurang 80 MMSCFC, sehingga dari dua pabrik baru bisa jalan kurang lebih 1 pabrik."

Meskipun sudah coba diakali dengan meneken perjanjian jual beli gas dengan Pertamina, namun perjanjian tersebut belum juga efektif. "Jika tidak dijalankan maka mulai 2020 dua pabrik di Iskandar Muda ini tidak bisa jalan."

Sementara untuk Pusri Palembang, pasokan gas tidak ada masalah sampai 2023. Tapi alokasi untuk 2024 belum terjamin dan diperkirakan akan kurang. "Gasnya belum ada, mungkin 2024 kalau ini tidak dipenuhi pabrik di Palembang semua akan berhenti."
Loading...

Jokowi Puji Projo: Saya Senang Semangatnya Belum Turun

SOROT.NET - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Kongres II relawan Projo. Jokowi mengaku senang melihat semangat para relawannya belum menurun.

"Saya sore hari ini sangat berbahagia sekali, sangat senang sekali karena melihat Projo semangatnya belum turun. Mempertahankan semangat seperti ini tidak mudah. Kalau tadi saya di depan ribuan yang belum bisa masuk, di dalam juga sama, itulah saya berikan apresiasi," kata Jokowi di JIExpo, Kemayoran, Sabtu (7/12/2019).

Jokowi kemudian bercerita soal pembangunan yang membutuhkan semangat dan keberanian. Dia menyebut pembangunan infrastruktur bakal terus dilakukan.

"Lima tahun kemarin kita fokus pembangunan infrastruktur. Belum selesai. Akan kita lanjutkan lima tahun ke depan," ucapnya.

Jokowi menyebut infrastruktur sangat penting bagi masyarakat. Dia mengaku pernah datang ke Papua dan mendapat cerita kalau warga harus berjalan 4 hari 4 malam di hutan untuk menuju rumah sakit terdekat.

"Lima tahun yg lalu, saat saya ke Wamena, rakyat kita itu butuh 4 hari 4 malam berjalan di tengah hutan. Kadang seminggu. 4 hari 4 malam coba bayangkan. Kalau ada yang sakit butuh 4 hari 4 malam. Bayangkan. Inilah Indonesia yang sangat besar yang nggak mungkin hanya di Pulau Jawa," tuturnya.

Jokowi juga mengaku pernah datang ke Nduga dan tak melihat warga padahal, kata Jokowi, penduduk di kabupaten itu tercatat berjumlah 123 ribu orang. Ternyata warga di kabupaten tersebut tersebar dan jarak permukiman ke permukiman lain jauh.

"Empat tahun yang lalu ke Nduga (Papua). Saya ke sana. Saya tanya ke bupati, 'Penduduknya berapa?' '123 ribu jiwa'. Kok banyak sekali. Pas saya turun heli nggak ada 1 orang pun. Nggak ada orang. 'Pak, saya ingin ketemu penduduk yang ada di Nduga'. 'Bapak berjalan ke distrik terdekat, 8 jam Pak'. Bayangkan saya diajak jalan 8 jam di tengah hutan. Pasti nggak mungkin lah. Inilah yang harus kita cerita apa adanya," tuturnya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur sangat dibutuhkan oleh warga untuk konektivitas. Jokowi menyentil sindiran kalau infrastruktur tak bisa dimakan.

"Saya perintah untuk jalan tembus Wamena-Nduga. Sekarang sambung sehingga sekarang hanya 4, 5, sampai 6 jam naik mobil. Itulah pentingnya infrastruktur. Jangan sampai ada yang bilang infrastruktur nggak bisa dimakan. Siapa yang suruh dimakan?" ucapnya.

Di periode keduanya, Jokowi mengaku ingin fokus pembangunan sumber daya manusia. Tujuannya, agar orang Indonesia bisa bersaing di tingkat dunia.

"Lima tahun ke depan kita ingin prioritas membangun SDM. Kita harus tahu posisinya seperti apa. Pekerja kita sekarang ini 82 persen lulusan SMA, SMK, 65 persen lulusan SMP, apa artinya? Kita ingin menaikkan, memperbaiki, membenahi sumber daya manusia Indonesia agar bisa bersaing negara lain," ucapnya.

Dia mengatakan tahun depan kartu pra-kerja bakal dibagikan. Tujuannya adalah untuk melatih orang Indonesia supaya siap bertarung di level dunia.

"Tahun depan ada kartu pra-kerja. Itu yang akan men-training levelnya. Kita tarungnya dengan negara lain. Kalau mereka bagus kita tidak kalah. Ini aja pertarungan yang kita hadapi sekarang ini. Kalau mereka melek teknologi kita tidak kalah," ujar Jokowi.

Jokowi berharap perbaikan sumber daya manusia bisa mendorong kemajuan Indonesia. Dia mengatakan saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia harus disyukuri sambil terus melakukan perbaikan di berbagai sektor.

"Kalau dihitung pertumbuhan ekonomi di G20 kita masuk ke negara 20 negara besar, pertumbuhan ekonomi ini kita ke dua untuk negara besar. Jadi kalau ada yang tidak mensyukuri pertumbuhan ekonomi itu namanya nggak ngerti dan tidak bersyukur. Namanya kufur nikmat," tuturnya.

"Marilah terus kita percepat perjuangan kita perkuat semangat kita memperkuat negara ini," pungkas Jokowi.
Loading...

Jumat, 06 Desember 2019

Ketidakpastian Global Tidak Dapat Diprediksi?

Oleh: Salamuddin Daeng

PERNYATAAN Sri Mulyani bahwa ketidakpastian global tidak dapat diprediksi saya rasa itu pernyataan yang jujur.

Kalau pakai mainstream ekonomi yang dianut Bu Menteri dan sebagian besar ekonom di sekitar pemerintah, sudah pasti keadaan ekonomi global sekarang tidak dapat diprediksi.

Namun jika memakai ilmu sejarah dan ilmu konstitusi Indonesia, apa yang terjadi di global sekarang sangat mudah diprediksi.

Apa yang akan terjadi sebetulnya banyak orang sudah tau, yakni pertama pertumbuhan ekonomi akan melemah dalam jangka panjang, karena over suply, permintaan melemah karena daya beli merosot serta finance buble.

Kedua, daya beli masyarakat dunia dan Indonesia akan melemah, kesempatan kerja, upah dan pendapatan yang melemah. Pelemahan ini menjadi berlipat ganda akibat defresiasi dan inflasi.

Ketiga, harga minyak dan komoditas energi akan melemah dalam jangka panjang. Harga minyak akan terus melemah, rezim minyak yang menopang dunia pasca bretton world akan rontok. Negara negara yang bergantung pada minyak dan komoditas akan rontok satu persatu. Termasuk Indonesia.

Keempat, over supply juga terjadi pada sektor properti, sementara daya beli merosot. Jadi sektor properti akab rontok satu persatu di seluruh dunia. Negara yang ditopang oleh pembangunan sektor properti akan roboh ekonominya satu persatu. Termasuk Indonesia.

Kelima, penerimaan perusahaan akan merosot, dikarenakan pasar yang melemah. Sementara kewajiban perusahaan meningkat akibat utang dan bunga.

Keenam, pendapatan pemerintah dari pajak dll, di seluruh dunia menurun. Sementara beban akibat utang dan bunga meningkat. Pemerintah di seluruh penjuru dunia akan sulit bayar utang. Demikian juga Indonesia, termasuk salah satu yang paling sulit.

Ketujuh, Indonesia yang sangat bergantung pada penerimaan dan ekspor sektor ekstraktif seperti tambang mineral, gas, batubara, sektor perkebunan, akan menghadapi kontraksi yang paling besar akibat pelemahan dalam harga komoditas.

Apakah Indonesia bisa menghadapi gejolak global? Mesti harus memahami dulu apa sebetulnya yang terjadi di tingkat global sekarang?

Globalisasi yang lama diganti oleh globalisasi yang baru. Globalisasi yang lama itu liberalisasi, neoliberalisme, perdagangan bebas. Globalisasi yang lama ditopang oleh negara negara utara.

Globalisasi yang baru adalah ICT,  digitalisasi, dan financial technology. Negara-negara yang memainkan peran kunci dalam globalisaisi juga berubah. Dominasi Eropa dan Amerika telah bergeser ke China.

Pergeseran ini akan menimbulkan komplikasi, yang menimbulkan guncangan. Penyangga ekonomi lama seperti taipan migas, taipan sumber daya alam, taipan properti, diganti oleh yang baru. Ini semacam eksekusi pemain lama oleh pemain baru.

Komplikasi ini akan menimbulkan dampak besar. Bagi Indonesia kita pernah berhadapan dengan komplikasi modal seperti sekarang ini dan menghasilkan Indonesia merdeka 17 Agustus 1945. Komplikasi sekarang bisa saja memghasilkan Indonesia merdeka jilid II.

Apa yang terjadi dengan Indonesia sekarang? Apakah Indonesia mengalami resesi?

Perlu diketahui bahwa Indonesia tidak resesi. Situasi internasional sekarang dilanda resesi, yakni suatu keadaan ekonomi yang menurun secara terus menerus. Resesi adalah lawan dari boom atau prosperity.

Resesi jika terus berlangsung maka akan menjadi krisis. Apabila krisis ekonomi disertai dengan krisis politik (biasanya demikian), maka implikasi krisis itu bisa berlipat ganda, bisa menjatuhkan pemerintahan yang berkuasa dan bahkan bisa membubarkan negara.

Mengapa Indonesia dikatakan tidak mengalami resesi saat ini?

Karena Indonesia belum sembuh dari krisis sejak tahun 1998, jadi level ekonomi Indonesia lebih buruk dari resesi, dan mendekati krisis multidimensi.

Jika komplikasi Indonesia berlangsung lebih cepat maka, Indonesia merdeka jilid II bisa lebih cepat lagi.

Namun untuk bisa merdeka kembali memang memerlukan figur pemimpin negara berani dan tangguh. Berani merdeka kembali.[rmo]

Penulis adalah peneliti Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI)
Loading...

Wawancara Eksklusif Rocky Gerung: Ucapan Saya Bakal Kontroversi

SOROT.NET - Rocky Gerung kembali menjadi buah bibir.

Mantan dosen filsafat Universitas Indonesia tersebut diancam dilaporkan polisi oleh politikus PDIP Juminart Girsang. Istana pun meminta Rocky Gerung berhati-hati bicara dan memilih kata.

Ancaman Junimart muncul gara-gara Rocky, yang belakangan muncul sebagai pengamat politik, menyebut Presiden Jokowi tidak paham Pancasila.

Pendapat berani Rocky Gerung tadi disampaikan secara terbuka dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang disiarkan via stasiun televisi swasta TVOne pada Selasa malam lalu, 3 Desember 2019.


Dia pernah berurusan dengan polisi akibat pendapatnya bahwa kitab suci berisi fiksi, juga di forum ILC.

Dia diadukan ke polisi dan beberapa kali diperiksa. Tapi, tak terdengar lagi bagaimana pengusutan kasusnya di Polda Metro Jaya tersebut.

Reporter Tempo Halida Bunga Fisandra berbincang panjang lebar dengan pria lajang berusia 60 tahun itu di Kem Chicks, Kemang, Jakarta Selatan, pada Rabu malam lalu, 4 Desember 2019. Berikut penuturan Rocky Gerung:

Anda sebut Presiden Jokowi tidak paham Pancasila, bagaimana penjelasannya?
Karena topiknya soal ideologi. Apa dasar ideologi pelarangan organisasi masyarakat FPI? Lalu saya terangkan. Kalau saya bilang saya tidak pancasilais, siapa yang mau nilai saya tidak pancasilais? BPIP?

Lalu saya lanjutkan logikanya. Bahkan Presiden tidak mungkin menilai saya karena Presiden juga tidak pancasilais. Lalu orang marah saya bilang begitu, saya kasih beberapa bukti.

Kalau (Presiden Jokowi) pancasilais, di isu lingkungan menterinya bilang silakan investasi datang dan kita tidak perlu amdal. Loh, amdal itu adalah paradigma dunia hari ini. Melanggar amdal artinya tidak pancasilais. Pancasila mestinya ada Amdal.

Kalau Presiden paham tentang pancasila, harusnya dia enggak naikin (TARIF) BPJS dalam keadaan kesulitan ekonomi. Jadi saya kasih contoh saja. Lalu bereaksi lah dua orang itu, Junimart, sama Teddy. Dia marah. Padahal saya enggak menghina.

Yang dijamin adalah kebebasan berpendapat. Bukan kebebasan berpendapat baik. Kebebasan berpendapat, bisa baik, bisa buruk tergantung kemampuan kita. Orang selalu menganggap, ya kebebasan berpendapat harusnya kebebasan yang memuji pemerintah. Loh, enak saja.

Bebas artinya bisa memilih pendapat yang mendukung atau pendapat Yang tidak mendukung. Itu namanya kebebasan. Justru karena saya manusia bebas, saya bisa memilih. Mengkritik atau memuji. Saya memilh mengkritik. Kenapa disalahin? Kan, ajaib cara berpikir itu.

Anda juga sebut isi Pancasila saling bertentangan…
Saya katakan bahwa Pancasila itu bukan ideologi. Kalau ideologi, itu harus utuh enggak boleh bertentangan. Lalu saya terangkan, sila pertama dan sila kedua sudah bertentangan. Ketuhanan yang Maha Esa artinya, hadapkan wajahmu ke langit. Hanya dari situ sumber kebaikan.

Lalu saya bilang sila kedua berbuat baik itu enggak perlu menghadap langit. Itu saya namakan humanisme.

Humanisme itu adalah kritik terhadap teokrasi. Sila pertama sebenarnya teokrasi. Di Eropa, abad ke-15 pendapat publik dikuasai oleh gereja. Maka, berlaku prinsip kalau Anda tidak direstui langit, Anda berdosa.

Humanisme enggak harus begitu. Saya berbuat baik, enggak perlu cari pahala ke surga. Jadi sila kedua sebetulnya adalah kritik terhadap sila pertama.

Bayangin, dalam 5 sila itu sila pertama dan kedua bertentangan.

Kalau mau debat ideologi, belajar sejarah ideologi, belajar logika, belajar prinsip-prinsip konsep dasar tentang demokrasi.

Jadi Pancasila butuh diubah?
Butuh enggak butuh itu soal kehendak. Tapi peluang untuk mengubah itu ada. Itu yang saya terangkan. Kalau mengubah, ya orang menganggap mungkin tidak maksimal dengan Pancasila. Bikin saja Pancasila plus.

Tapi pemerintah gencar menyebarkan ideologi Pancasila…
Itu kayak orang nervous. Orang hafal Pancasila, tapi kalau dia enggak makan, ya ngerampok juga. Itu soalnya.

Pernyataan Anda bisa terjerat hukum?
Saya enggak lihat kesalahan di situ. Saya juga antisipasi dalam 2 detik saya bisa antisipasi. Delik atau bukan? Saya bilang, enggak, bukan delik. Jadi apa deliknya? Nanti Polisi juga bingung. Terus Kasus kitab suci fiksi, sampai sekarang enggak bisa diproses. Karena saya bilang, kalau mau diproses, bikin seminar biar saya terangkan.

Apa yang saya hina? Saya cuma bilang Presiden tidak paham Pancasila. Saya tidak bilang dia anti Pancasila. Saya tidak bilang, dia melecehkan (Pancasila). Dia (Presiden) tidak paham. Tidak mengerti Pancasila. Saya harus buktikan? Ya, saya buktikan nanti. Apa itu penghinaan?

Junimart Girsang akan melaporkan Anda ke polisi…
Iya, itu bagus. Harusnya dia yang saya laporkan karena dia bilang saya menghina lambang dan simbol negara.

Simbol negara itu, bukan presiden. Presiden itu enggak mungkin menetap. Yang menetap itu lambang negara. Bahasa adalah simbol negara. Jadi, Junimart bilang saya menghina simbol negara.

Itu bukan simbol negara karena presiden bisa diganti. Bahasa adalah simbol negara.

Dia sebagai anggota DPR pun enggak ngerti apa itu prinsip dasar konstitusi tentang simbol negara. Harusnya dia yang saya laporin karena dia dungu.

Bagaimana kabar terakhir kasus kitab suci fiksi?
Sudah berkali-kali saya dipanggil tapi enggak selesai-selesai. Cara dia (polisi) bertanya enggak pernah tuntas.

Akhirnya penyidik bilang, pakai papan tulis saja terangin, deh. Memang enggak disitu forumnya. Mengadili gagasan, ya dengan seminar.

Tapi, ada yang tersinggung dengan ucapan Anda…
Itu orang dungu. Yang tersinggung, kan elite dua orang itu. Satu tokoh politik, satu anggota DPR. Dia tersinggung. Ya, dia dungu, dong.

Dia enggak boleh tersinggung. Harusnya dia paham bahwa saya mengucapkan pilihan saya, yaitu berpendapat

Pendapat saya negatif, dituntut harus positif? Kebebasan berpendapat justru orang memilih antara positif dan negatif. Dua-duanya sama. Positif atau negatif, ya (tetap) pendapat.

Jadi Anda sudah pikirkan setiap mengeluarkan pernyataan?
Bukan dipikrikan, tapi dengan sendirinya. Logika kita itu kayak sensor. Oh, ya ucapin saja.

Saya tahu bakal kontroversi. Dari awal saya bilang, saya mau cari sesuatu yang radikal, supaya yang saya sebut diviralkan. Di kalimat awal saya bikin gitu.

Pendapat Anda soal FPI?
FPI itu organisasi masyarakat. Enggak harus tunduk pada negara. Kalau tunduk, dia jadi organisasi negara. Dia memang harus pakai ideologi negara. Apalagi pakai Islam. Biarin saja dia pakai ideologi Islam.

Nanti dia berpotensi berbuat jahat? Ya, potensi. Orang berpikir tentang potensi kejahatan. Tiap orang punya potensi kejahatan.

Ideologi FPI enggak usah dibenturkan dengan Pancasila. Karena itu keunikan dia. Apa yang salah di situ?

Negara enggak boleh mencurigai masyarakat. Kalau ada kekhawatiran, ya diemin aja. Sampai kekhawatiran itu potensial jadi kriminal. Ya, sudah tangkap sama intel kalau mau diam-diam. Kalau mau terbuka, ya ditangkap polisi.

Siap berdialog dengan Istana?
Itu sudah bikin saya membatasi secara psikologis. Ngapain, apa gunanya? Pesimistis.

Abaikan aja. Isu itu (Presiden tidak paham Pancasila) enggak sampai ke Presiden, loh. Jadi Presiden suatu waktu akan mengalami hal yang sama mungkin dari orang lain.

Jadi, apa PR Jokowi soal Pancasila?
Berpikir kritis. Pancasila dianggap saja sebagai kesepakatan kebudayaan. Supaya dia living ideas. Dia bisa survive kalau diambangkan. Kalau dimaterialkan, dibekuk sebagai ideologi, dia berhenti.

Kreasi kita terhadap bangsa berhenti begitu Pancasila dianggap sudah final. Pancasila tidak akan pernah final. Harus dianggap begitu.

Dulu Presiden Prancis setiap minggu dia ngumpulin oposisi, teman-temannya. Bukan politikus, tapi anak sastra, filsafat, pengamat budaya, jurnalis untuk membicarakan isu mingguan, sehingga minggu depan dia well informed untuk ngoceh dan public address ke masyarakat.

Mestinya, Presiden Jokowi contoh itu. Enggak perlu ada stafsus[tmp]
Loading...

Rocky Gerung Akan Dipolisikan, Pengamat: Mereka Seperti Menjaga Jokowi, Bukan Negara

SOROT.NET - Kritikan berujung laporan polisi yang hendak dilayangkan pendukung Presiden Joko Widodo kepada Rocky Gerung sama sekali tak mencerminkan semangat demokrasi.

"Ini menurut saya engga sehat. Jadi kalau sudah begitu tuh (melaporkan ke polisi) saya kira mereka menjaga Pak Jokowi, tidak menjaga Republik," ujar pengamat politik Ray Rangkuti saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (4/12).

Bagi pendiri Ligkaran Madani ini, pernyataan Rocky yang disampaikan dalam forum Indonesia Lawyers Club hanya sebatas kritikan, bukan mencaci atau bahkan menghina.

"Kecuali kalau Rocky Gerung menyebut sesuatu yang bersifat fisik ya, itu baru caci maki namanya," terangnya.

Ia juga meminta kepada para pendukung Jokowi untuk menumbuhkan semangat kritisisme, bukan mematikannya.

"Jagalah republik, jangan jaga orang. Kita jaga sama-sama republik ini, bangsa ini, bukan orang-perorang. Jadi kalau mengkritik Jokowi itu bukan berarti mengkritik Republik, itu dua hal yang berbeda," tutupnya.

Dalam acara ILC, Selasa malam (3/12), politisi PDIP, Junimart Girsang berniat melaporkan Rocky Gering ke pihak kepolisian. Hal ini buntut dari pernyataan Rocky yang menyebut Presiden Jokowi tak mengerti Pancasila. Namun pernyataan tersebut dianggap telah menghina kedudukan presiden.

"Karena beliau (Presiden Jokowi) kader PDI Perjuangan, melalui forum ini dan atas izin pengurus, saya akan melaporkan Pak Gerung sudah menghina simbol negara," kata Junimart saat menjadi narasumber.[rmo]
Loading...

Rabu, 04 Desember 2019

Penjelasan Pengacara soal Perceraian Ustadz Abdul Somad

SOROT.NET - Ustadz Abdul Somad dan sang istri, Mellya Juniarti diputus cerai oleh Pengadilan Agama Bangkinang, Riau. Pengacara pun memberikan penjelasan lengkapnya soal perceraian itu.

Hasan Basri, pengacara ustaz Abdul Somad membenarkan permohonan cerai masuk pada 12 Juli 2019. Persidangan itu pun baru diputus kemarin setelah dilakukan beberapa kali mediasi.

"Iya bulan Juli (masuk) baru putus kemarin. Ya, kan mediasi dulu. Ada beberapa kali mediasi, nggak berhasil makannya diproses," jelas Hasan Basri kepada detikcom, Rabu (4/12/2019).

Saat putusan dibacakan oleh majelis hakim, UAS diwakili oleh tim kuasa hukumnya. Sedangkan Mellya sempat terlambat datang.

"Kemarin itu istrinya lambat datang, sudah setengah 12, datang terlambat. Kemudian kami masuk jadi tetap dibacakan oleh hakim," bebernya.

"(UAS) nggak (datang) dikuasakan ke kami," tambahnya.

Hasan Basri pun tak bisa memberikan lebih rinci apa yang menyebabkan perceraian UAS dan istrinya. Menurutnya itu adalah masalah pribadi dan tertutup untuk umum.

Itu nanti saja dengan UAS. Ini kan perceraian, ini tertutup untuk umum, sebatas itu saja informasinya," katanya.

Setelah hakim mengetok palu, masih ada 14 hari untuk Ustaz Abdul Somad dan Mellya memutuskan untuk mengajukan banding. Dalam perceraian itu pun tidak ada pembahasan soal harta gono-gini dan hak asuh anak.

"Masih ada upaya hukum 14 hari lagi," tukas Hasan Basri.

Perkara perceraian Ustaz Abdul Somad teregistrasi dengan nomor perkara 604/Pdt.G/2019/PA.Bkn.

Informasi ini dibenarkan istri UAS, Mellya saat dimintai konfirmasi wartawan lewat akun Instagram Mellya, @Mizyanhadziq, pada Rabu (4/12/2019). Mellya membenarkan kabar gugatan cerai diajukan ke Pengadilan Agama Bangkinang, Kabupaten Kampar.

"Benar (cerai)," jawab Mellya.(dtk)
Loading...

Asean

International

Intertainment

Sport

Election

© Copyright 2019 Sorot News | All Right Reserved